Wednesday, November 10, 2010

Pearls Of Wisdom



بســــم الله الرحمان الرحيم
الحمد لله رب العالمين حمداً يوافى نعمه ويكافئ مزيده



اللهم صل على سيدنا محمد عدد ما في علم الله
صلاة دائمة بدوام ملك الله
- Selawat as-Sa`adah


اللهم أنت ربي لا إله إلا أ نت خلقتني وأنا عبدك
وأنا على عهدك ووعدك ما استطعت
أعوذ بك من شر ما صنعت
أبوء لك بنعمتك علي وأبوء لك بذنبي
فاغفر لي فإنه لا يغفر الذنوب إلا أنت
- Sayyidul Istighfar



الســــلام عليكم ورحمة الله وبركـــاته






- "Consider the feeling that rules your life,
for than you will understand what you are worth.

- The greatest happiness is not being dominated by happiness.

- Our enemies are our greatest moral teachers,
because they thrust our faults in our faces.

- So long as your heart does not support what is on your tongue,
you cannot take a step toward Your God.

- People who miss the opportunity are many,
but there is no one whom the opportunity misses.

- Of all human beings, the nearest to ALLAH
is the one who is most excellent in moral character."








"Our Lord! Include us among Your compassionate and tender-hearted servants.
Do not include us among those servants of Yours who do wrong,
who break and ruin the heart, and who are rude and bad tempered.
You are the One who makes hearts tender, the One who makes tempers fine!"

- Sayings and supplication of Sultanul Auliya as-Syeikh `Abdul Qadir al-Jailani قدس الله سره



اللهم صل على سيدنا محمد
وأنزله المنزل المقرب منك يوم القيامة
اللهم صل على روح سيدنا محمد في الأرواح
وعلى جسده في الأجساد وعلى قبره في القبور



بارك الله فيكم وجزاكم الله خير الجزاء
الله تعالى أعلم بالصواب والحمد لله رب العالمين

3 Ulasan:

salam,

ukhti, boleh izin minta image di posting ini?

ukhti, mau tanya,

"So long as your heart does not support what is on your tongue, you cannot take a step toward Your God "

ini maksudnya kita harus selalu tulus dan jujur dalam berkata-kata gitu yah ukhti?

tapi teman-teman ima bilang ima jangan terlalu Naif nanti rentan dibodohi orang?

tapi, ima gatau. mungkin ima gasadar kalau dibodohi orang. hehe.

Ukhti, mau tanya di posting ukhti yang satu lagi, ukhti mendoakan teman2 yang terjebak dalam narkoba dan perzinahan?

Ukhti, bolehkah kita mendoakan teman yang berzinah agar menikah dengan teman dia berzinah?

ima cenderung mendoakan teman perempuan ima yang berzinah agar menikah dengan pacarnya?

Tapi itu boleh ga ya ukhti?

Alhamdulillah, dengan orang tua yang "keras", saya bisa menjauhi perzinahan, tapi banyak teman yang orang tuanya cenderung membebaskan anak-anaknya, jadi terjebak dalam perzinahan.

sebenarnya sedih, tapi kalau teman sudah terlanjur terbiasa berzinah dan bercerita pada kita, boleh kah kita mendoakan agar dia menikahi pacarnya?


maaf ukhti kalau kurang berkenan dengan pertanyaannya.

semoga kita selalu jauh dari hal2 seperti itu.

PS:ukhti, boleh share bagaimana dulu ibu-bapak ukhti mendidik ukhti? he.
ima belum jadi orang tua, tapi punya adik perempuan.mungkin bisa mencontoh cara ibu-bapak ukhti.

makasi :)

BismiLlah wal HamduliLlah...
Sholatu was-Salamu `ala RasuliLlah wa `ala Alihi wa Shohbihi waman walah...
SalamuLlahu `alaikum wa Rahmatuhu wa Barakatuh...

Wahai Saudariku fiLlah yang Dimuliakan lagi Dikasihi ALLAH,
Afwan diatas kelewatan hamba dalam membalas komentarmu ini. Al HamduliLlah, dan dari hati yang suci dan beninglah akan mengeluarkan perkataan-perkataan yang baik dan indah, yang bisa sahja menerobos kedalam hati mereka yang mendengarkannya, sehingga hatinya akan menjadi lunak pula. SubhanALLAH...

Sifat telus dan jujur justru adalah dari kesan dari hati yang jujur kepada Tuhannya. Setiap perkataan dan ucapannya hanya untuk mencari Keredhaan ALLAH `Azzawajalla sahja.

Insya`ALLAH, bersihkanlah hatimu dan akan terpeliharalah lidahmu kerna lidah kita ini lebih tajam dari sebilah pedang. Setiap perkataan yang dikatakan bisa sahja membinasakan pemelik lidah tersebut. Justru, beruntunglah mereka yang memelihara lidahnya dari berbicara perkara yang tiada bermanfaat pada dirinya dan juga pada sesiapa sahja.

Jika kita dibodohi orang lain, maka tidak usah kita membalasnya kerna jika tidak, maka kita dan mereka sama sahja. Fikirkan, apakah faedahnya membodohi orang lain? Dan apakah faedah dengan membalasnya pula? Tiada apa-apa melainkan menanggung dosa dan dosa sahja. Na`udzubiLlahi min dzalik. Apa yang bisa kita lakukan adalah menasihati mereka ataupun kita mendoakan mereka agar ALLAH `Azzawajalla Mencurahkan sifat-sifat mahmudah (terpuji) kedalam hati-hati mereka dan juga kedalam hati kita, insya`ALLAH.

Al HamduliLlah, mengenai doa tersebut ianya adalah doa dari Guru Mulia kita, Habibana Munzir al-Musawa, hafizahuLlahu Ta`ala. Kita justru adalah saudara seislam, jika yang satu dalam kesusahan maka yang lagi satu akan turut merasakan kesusahannya. Sepertimana perasaan Anti terhadap Sahabiah Anti, merasa sedih dan simpati. Justru langkah yang baik untuk kita ambil adalah dengan mendoakan mereka jika tidak mampu untuk membantu mereka dari segi uang atau sebagainya. Beruntung menjadi orang yang beriman, doa adalah senjatanya, dan beruntung bertuhankan ALLAH, kerna DIA Memberi dan terus Memberi tanpa merasa jemu pula, al HamduliLlah.

Mengenai Sahabiah Anti, insya`ALLAH, adalah baiknya jia kita meminta agar dia dan temannya untuk taubat nasuha; bertaubat sungguh-sungguh diatas kesilapan mereka. Setelah mereka melakukan solat istikharah, maka berbincanglah dengan ahli keluarga kedua-dua belah pihak untuk membuat keputusan yang terbaik untuk mereka samada bernikah atau sebagainya.

Pastinya perasan malu dan marah akan timbul, namun perkara itu telah berlaku dan berlalu, kita ambillah ianya sebagai ikhtibar. InnaliLlah, jangan biarkan ianya berlarutan kerna masa terus berputar dan kita harus melakukan sesuatu demi masa depan mereka dan anak yang bakal dilahirkan.

Al HamduliLlah, mengenai didikan ibu bapa, maka beruntunglah jika dirimu mempunyai ibu bapa yang kuat penganggan Agama mereka. Jika tidak, maka berhentilah dari menyalahkan mereka. Jika mereka tidak mampu memberimu didikan yang terbaik dalam `ilmu Agama, maka kamu bisa melakukan sesuatu untuk mengubah kehidupan yang kamu hadapi sekarang ini.

Jika kamu terhenti disuatu lorong; tidak mampu dirimu untuk menerus perjalanan, maka janganlah berhenti disana sekaligus menamatkan segala-galanyanya disana. Kamu bisa sahja berpatah balik kebelakang, untuk merubah dan memperbaiki sekaligus memilih lorong yang terbaik pula dari lorong yang kamu pilih sebelum ini.

InnaliLlah, jangan hidup dengan penuh perasaan dendam, kesal dan berputus asa, gunakanlah masa yang diberikanNYA ini juga menjadi hamba dan insan yang baik. Insya`ALLAH, berusahalah untuk mencari Guru yang baik dan teman yang baik, kerna dengan keberadaan mereka akan membuatmu senantiasa ingin menjadi hamba dan insan yang baik pula, dan juga teruskan berdoa kerna kita tidak mampu melakukan segala sesuatu itu tanpa Pertolongan dan Pertunjuk dariNYA, ALLAH `Azzawajalla.

Jika kita belum mampu mencari contoh yang terbaik disekeliling kita, maka insya`ALLAH, kita sendiri jadilah contoh yang baik itu. Bermula dari dirimu, bermula dari saat ini dan bermulalah dari langkah yang kecil atau sesuatu yang mudah bagimu. Bagi orang yang beriman sudah tentunya RasuluLlah ShalALLAHu`alaihi wa Alihi wasalam adalah contoh ikutan terbaik sepanjang masa dan zaman, maka contohi Baginda ShalALLAHu`alaihi wa Alihi wasalam, agar orang lain juga akan kembali untuk mencontohi Kekasih ALLAH `Azzawajalla yang Mulia ini.

Insya`ALLAH dengan itu, mereka yang berada disekelilingmu, termasuk kedua ibu bapamu, akan teransang untuk menjadi hamba dan insan yang terbaik pula. Ingatlah, bahwa apabila kita menyampaikan dan mengajarkan perkara yang baik, apabila orang lain melakukan perkara baik tersebut, kita juga akan mendapat pahalanya tanpa berkurang sedikit pun. Begitu juga jika kita menyampaikan dan mengajarkan perkara yang tidak baik pula, kita juga akan mendapat sahamnya apabila orang lain melakukan perkara yang tidak baik tersebut, na`udzubiLlahi min dzalik.

Demikian yang dapat hamba sampaikan, seterusnya silakan untuk merujuk kepada mereka yang lebih `arif lagi berpengalaman.


Diatas masa serta ziarah nya hamba ucapkan,
barakALLAHu fiki wa jazakiLlahu khairal jaza`.
Fi amaniLlah wALLAHu a`lam bisawab.

Related Posts with Thumbnails