"Seseorang Akan Bersama Orang Yang Ia Cintai"


Janji RasuluLlah ShalALLAHu`alaihiwasalam bahwa semua akan bersama orang yang ia cintai dihari kiamat. Semoga kita hidup dan wafat dalam cinta kepada RasuluLlah ShalALLAHu`alaihiwasalam dan para Ulama` Shalihin. Amiin ALLAHumma amiin. Al-Fatihah.

Koleksi Selawat Dalam Blog Ini


Terjemahan serta syarahan oleh asy-Syeikh Yusuf ibn Ismail an-Nabhani RahimahuLlah.

Thursday, January 27, 2011

"Orang Yang Cinta Kepada ALLAH Maka Ia Akan....."

بســــم الله الرحمان الرحيم
الحمد لله رب العالمين حمداً يوافى نعمه ويكافئ مزيده



للهم صل على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد
كما صليت على سيدنا إبراهيم وعلى آل سيدنا إبراهيم
اللهم بارك على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد
كما باركت على سيدنا إبراهيم وعلى آل سيدنا إبراهيم
في العالمين إنك حميد مجيد
- Selawat Ibrahimiyyah


اللهم أنت ربي لا إله إلا أ نت خلقتني وأنا عبدك
وأنا على عهدك ووعدك ما استطعت
أعوذ بك من شر ما صنعت
أبوء لك بنعمتك علي وأبوء لك بذنبي
فاغفر لي فإنه لا يغفر الذنوب إلا أنت
- Sayyidul Istighfar



الســــلام عليكم ورحمة الله وبركـــاته






"Limpahan Puji kehadirat ALLAH Yang Maha Luhur, Yang Maha Menguasai kerajaan langit dan bumi, Yang Maha Melimpahkan RahmatNYA yang kekal dan Maha Melimpahkan Kasih SayangNYA disetiap waktu tiada henti yang berupa RahmatNYA yang sementara untuk mereka yang beriman dan yang tidak beriman, dan Rahmat itu terus berlimpah di setiap detiknya. Namun ALLAH Menyiapkan Rahmat yang kekal untuk mereka yang mengikuti Sayyidina Muhammad صلى الله عليه وآله وسلم.


Mungkin sebagian orang akan berkata : "Kenapa, Muhammad lagi, RasuluLlah lagi dibahas?!", Mengapa?, karena beliau adalah Utusan ALLAH, maka kenali Kasih Sayang ALLAH dengan mengenali UtusanNYA yang telah mengenalkan ALLAH, dialah Sayyidina Muhammad صلى الله عليه وآله وسلم. Cintailah beliau, karena dengan mencintainya sempurnalah iman kita. ALLAH سبحانه وتعالى Berfirman :
"Sesungguhnya Penolong kamu hanyalah ALLAH, RasulNYA, dan orang-orang yang beriman, yang mendirikan shalat dan menunaikan zakat, seraya mereka banyak melakukan shalat sunnah tunduk (kepada ALLAH), Dan barangsiapa yang menjadikan ALLAH, RasulNYA dan orang-orang yang beriman sebagai penolongnya, maka sesungguhnya pasukan ALLAH itulah yang pasti menang." (QS. Al Maidah : 55 – 56)


Sungguh yang menjadi Pelindung kita dan Mengayomi kita adalah ALLAH سبحانه وتعالى, dan RasulNYA yang melindungi kita dengan doa, dengan Syafa`ah yang Agung, dengan tuntunan luhur, dan juga orang-orang yang beriman yang senantiasa mengerjakan shalat, menunaikan zakat, merekalah para shalihin yang juga menjadi pelindung kalian. Bukan berarti RasuluLlah dan para Shalihin mempunyai kekuatan yang sama dengan ALLAH, bukan pula Tuhan kesatu, kedua atau ketiga, namun maksudnya adalah bahwa ALLAH Mewakilkan rahasia bimbingan Keselamatan yang Milik ALLAH kepada RasulNYA dan para Shalihin yang menuntun manusia kepada Ridha ALLAH سبحانه وتعالى. RasuluLlah صلى الله عليه وآله وسلم bersabda, hadits yang tadi kita baca:
"Tidak sempurna iman salah seorang dari kalian sehingga aku lebih ia cintai dari orang tuanya, anaknya dan seluruh manusia." (Shahih Al Bukhari)


Secara konteks kalimatnya makna hadits ini adalah "Tidak beriman salah seorang dari kalian sehingga aku lebih ia cintai dari orang tuanya, anaknya dan seluruh manusia", namun yang dimaksud adalah bahwa sempurnanya iman seseorang ialah jika ia telah mencintai RasuluLlah lebih dari orang tuanya, anaknya dan seluruh manusia. Dalam riwayat Shahih Muslim RasuluLlah صلى الله عليه وآله وسلم bersabda :
"Tidak sempurna iman seorang hamba sampai aku lebih ia cintai dari keluarganya, hartanya dan seluruh manusia."


Mengapa RasuluLlah mengatakan demikian!?, Hal ini adalah bentuk kasih sayang Sang Nabi, bukanlah kekerasan atau yang lainnya. Sebagaimana iman ada beberapa tingkatan maka Nabi menginginkan ummatnya mencapai puncak keimanan dengan mencintai Beliau صلى الله عليه وآله وسلم, karena dengan mencintai Beliau صلى الله عليه وآله وسلم seseorang akan Dicintai oleh ALLAH سبحانه وتعالى, sebagaimana sabda Beliau صلى الله عليه وآله وسلم :
"Cintailah ALLAH karena nikmat-nikmat yang telah DianugerahkanNYA kepada kalian, dan cintailah aku karena kecintaan (kamu) kepada ALLAH, serta cintailah ahlu al-baitku karena kecintaan (kamu) kepadaku."


Orang yang cinta kepada ALLAH maka ia akan mencintai
Nabi Muhammad صلى الله عليه وآله وسلم.






Kalimat "Laa ilaaha illALLAH", adalah sumpah setia hamba kepada ALLAH dan juga Sumpah Setia ALLAH kepada hamba, beruntunglah hamba-hamba yang memahami rahasia-rahasia kemuliaannya, dan Rahasia Kemuliaan ALLAH itu sudah ALLAH buka dengan kalimat selanjutnya "Muhammadun RasuluLlah", itulah rahasia kalimat "Laa ilaaha illALLAH". Penjuru barat dan timur, langit dan bumi tidak memahami rahasia kemuliaan kalimat "Laa ilaaha illALLAH" kecuali dengan tuntunan Sayyidina Muhammad RasuluLlah صلى الله عليه وآله وسلم.


Sepanjang waktu dicipta hingga seluruh waktu berakhir, tidak akan ada yang mencapai puncak pemahaman kalimat "Laa ilaaha illALLAH" kecuali dengan perantara Nabi Muhammad صلى الله عليه وآله وسلم. Sungguh rahasia keluhuran kalimah itu terpendam dan ada pada tuntunan Pembawa ajaran "Laa ilaaha illALLAH", Sayyidina Muhammad صلى الله عليه وآله وسلم. Oleh sebab itu, tiadalah seorang hamba diakui kalimat tauhidnya "Laa ilaaha illALLAH" kecuali dengan mengucapkan kalimat "Muhammadun RasuluLlah". Hal ini bukan berarti mengkultuskan Nabi atau mensejajarkan Nabi Muhammad dengan ALLAH سبحانه وتعالى, tetapi ALLAH ingin Menunjukkan bahwa kalimat tauhid "Laa ilaaha illALLAH" belum sempurna kecuali telah dikenal dari Utusan dan Kekasih ALLAH, Sayyidina Muhammad صلى الله عليه وآله وسلم.


ALLAH سبحانه وتعالى Berfirman :
"Maha Suci ALLAH Yang di TanganNYAlah segala kerajaan, dan DIA Maha Kuasa atas segala sesuatu, Yang Menciptakan kematian dan kehidupan untuk menguji kalian, siapa di antara kalian yang lebih baik amalnya. Dan DIA Maha Perkasa lagi Maha Pengampun." (QS. Al Mulk : 1-2)


Dalam ayat tersebut mengapa ALLAH terlebih dahulu Menyebutkan kematian daripada kehidupan? Karena pada hakikatnya hati seseorang itu mati dahulu baru hidup, jika seseorang mengenal "Laa ilaaha illALLAH Muhammadun RasuluLlah", maka hiduplah hatinya, walaupun seseorang lahir dalam keadaan suci namun ia tidak akan tertuntunkan kepada kehidupan yang luhur setelah dewasa kecuali dengan mengikuti tuntunan kehidupan dari Nabi kita Sayyidina Muhammad صلى الله عليه وآله وسلم, atau para Nabi yang sebelum Nabi Muhammad صلى الله عليه وآله وسلم, atau para penerusnya dari para Ulama` dan Shalihin." - Taushiyah nan indah dari Habibana Munzir ibn Fuad al-Musawa حفظه الله تعالى



اللهم صل على سيدنا محمد
وأنزله المنزل المقرب منك يوم القيامة
اللهم صل على روح سيدنا محمد في الأرواح
وعلى جسده في الأجساد وعلى قبره في القبور



بارك الله فيكم وجزاكم الله خير الجزاء
الله تعالى أعلم بالصواب والحمد لله رب العالمين

Friday, January 21, 2011

Kerana Ia Bersama ALLAH سبحانه وتعالى



بســــم الله الرحمان الرحيم
الحمد لله رب العالمين حمداً يوافى نعمه ويكافئ مزيده



اللهم صل على سيدنا محمد عبدك
ورسولك النبي الأمي
وعلى آله وصحبه وسلم
- Selawat Ummi


اللهم أنت ربي لا إله إلا أ نت خلقتني وأنا عبدك
وأنا على عهدك ووعدك ما استطعت
أعوذ بك من شر ما صنعت
أبوء لك بنعمتك علي وأبوء لك بذنبي
فاغفر لي فإنه لا يغفر الذنوب إلا أنت
- Sayyidul Istighfar



الســــلام عليكم ورحمة الله وبركـــاته








Kisah Shaykh Ahmad ibn `Ujayl


"Pada satu hari, sedang al-Shaykh Ahmad ibn Musa ibn `Ujayl رحمه الله تعالى duduk mengajar bersama Murid-muridnya, masuk seorang mengadu akan hal jirannya yang dirasuk jin. Beliau meminta kepada Shaykh Ahmad untuk mengubati jirannya itu.


Shaykh Ahmad sanggup dan pergilah mereka kepada orang yang terkena jin itu. Beliau pun membacakan ke atasnya hanya sepotong ayat al-Qur`an (Surah Yunus ayat 59 [10:59]) iaitu : "Adakah ALLAH Mengizinkan yang demikian bagimu atau kamu berdusta terhadap ALLAH."


Dengan Kuasa ALLAH, orang itu terus baik dan pulih seperti sedia-kala.


Setelah beberapa lama, penyakitnya berulang lagi. Dicari Shaykh Ahmad ibn Musa ibn `Ujayl sekali lagi tetapi didapatinya dia telah meninggal dunia.


Melihat keadaan demikian, datang seorang dan berkata, "Saya tahu apa yang dibacakan oleh Shaykh Ahmad itu dan saya boleh membacakan dan mengubatinya."


Maka dia pun membacakan ayat tadi. Tetapi pesakit itu tetap tidak berubah dan tidak ada kesan apa-apa. Kenapakah demikian? Nyatalah bahawa ayat yang dibacakan itu sama sahaja tetapi lisan yang membacanya itu berlainan. Tidak sama bacaan seorang itu dengan yang lain. Ini bergantung keatas pendirian orang itu terhadap ALLAH سبحانه وتعالى."




Murid Yang Terpilih


"Orang-orang dahulu pernah membawa satu riwayat. Dikatakan ada seorang Guru mempunyai ramai anak Muridnya tetapi dia sayang kepada seorang anak Muridnya itu lebih daripada yang lain.


Pada satu masa, Gurunya itu telah memberikan seekor burung kepada tiap-tiap anak Muridnya itu dan menyuruh mereka semua menyembelihnya di tempat yang tiada dilihat oleh sesiapa.


Tiap-tiap anak Muridnya kemudian pergi mencari tempat yang tiada dilihat oleh sesiapa dan menyembelih burung itu. Seorang Muridnya itu membawa kembali burung itu tanpa disembelihnya. Apabila ditanya oleh Gurunya, dia menjawab, "Tuan Guru telah memberikan kepadaku satu syarat yang berat."


"Apa syarat yang berat itu?", tanya Gurunya. "Tuan Guru telah menyuruh saya menyembelihnya di tempat yang tiada dilihat oleh sesiapa. Tetapi di mana saya pergi, saya dapati ALLAH Melihat saya."


Begitulah seorang anak yang Saleh, sedar bahawa ALLAH senantiasa Berada bersamanya." - Kisah-kisah yang teramat indah ini pernah disampaikan oleh Al-`Allamah al-`Arif BiLlah al-Quthub al-Habib `Abd al-Qadir ibn Ahmad ibn `Abd al-Rahman al-Saqqaf رحمه الله تعالى ketika beliau berkunjung Da`wah ke Singapura. Petikkan dari kitab "Cahaya Hidayah - Syarahan Dan Nasihat Habib `Abd al-Qadir bin Ahmad al-Saqqaf" karangan Shohibul Fadhilah al-Habib as-Sayyid Hasan ibn Muhammad ibn Salim al-`Attas حفظه الله تعالى.






SubhanALLAH, walaupun kisah-kisah mereka itu teramatlah ringkas namun ianya indah; indah keadaan mereka yang benar-benar bersama ALLAH di dalam hati-hati mereka. SubhanALLAH... Wahai ALLAH, kami tidak akan mendapatkan manfaat dari kisah-kisah yang indah ini, bahkan membacanya serta melihatnya juga kami tidak bisa jika ianya bukan diatas Kehendak dan KeiizinanMU. Wahai yang Maha Kaya lagi Maha Pemberi, Engkau Memberi dan terus Memberi tanpa kami meminta, terlebih dan lebih lagi jika kami meminta kepadaMU, wahai ALLAH, wahai yang Maha Kaya...


Maka kami meminta dan memohon kepadaMU wahai ALLAH, wahai Pemilik dan Penguasa hati-hati kami, Kurniakanlah kami hati yang bisa mencontohi sebaik-baik manusia yang dikurniakan dengan sebaik-baik hati. Walaupun matanya terlena, namun hatinya senantiasa dalam keadaan terjaga; dalam kebersamaan denganMU, wahai ALLAH. Dialah Junjungan kami yang Mulia; Baginda Nabi Muhammad ibn `AbdiLlah صلى الله عليه وآله وسلم, yang kemudian terwariskan kepada mereka yang Dicintai Baginda dan mereka yang menyintai Baginda صلى الله عليه وآله وسلم, wahai ALLAH...


Wahai ALLAH, Kurniakanlah kepada kami Ni`mat yang Agung ini, untuk bisa merasakan kelazatan dalam kebersamaan denganMU walaupun hanya sedetik, walaupun hanya seketika, wahai ALLAH... Dan Engkau Maha Mampu untuk Menambahinya lebih daripada apa yang kami minta, lebih daripada apa yang kami hajatkan. Wahai ALLAH, wahai Dzat yang Membolak-balikkan hati, Tetapkanlah hati-hati kami atas AgamaMU dan keta`atan kepadaMU. Kami memohon Redha dan SyurgaMU wahai ALLAH, dan memohon PerlindunganMU daripada KemurkaanMU dan api nerakaMU. Hidupkanlah kami atas Islam dan Sunnah, dan Matikanlah kami dalam keadaan Iman dan Taubat, bertaubat sebelum mati, Rahmat ketika mati dan Keampunan setelah mati, wahai ALLAH...


Jadikanlah segala sesuatu yang Engkau Anugerah kepada kami dan yang Engkau Ciptakan untuk kami, menyokong dan mendorong kami untuk ber`ibadah kepadaMU, untuk senantiasa mendekat kepadaMU, untuk senantiasa ingat kepadaMU, wahai ALLAH. Bantulah dan Berikanlah kami kekuatan dalam meninggalkan segala LaranganMU, kemaksiatan, kemungkaran, serta dalam perkara yang haram, yang bathil, yang syubhah, yang makruh bagi kami, wahai ALLAH. Bantulah kami untuk mengingatiMU, bersyukur padaMU dan melakukan `ibadah kepadaMU dengan sebaiknya, wahai ALLAH. Tiada yang Mustahil BagiMU, Tiada yang bisa MemudharatkanMU, segalanya kecil dihadapanMU, wahai Pemilik jasad dan ruh kami, wahai Pemilik Hidup dan Mati kami, wahai Pemilik dunia dan Akhirat, wahai yang Maha Agung dengan KeagunganNYA...


Kami memohon kepadaMU wahai ALLAH, segala sesuatu yang dipohonkan Baginda صلى الله عليه وآله وسلم dan hamba-hambaMU yang Shalih. Kami memohon PerlindunganMU wahai ALLAH, diatas segala sesuatu yang dipohonkan Baginda صلى الله عليه وآله وسلم dan hamba-hambaMU yang Shalih. Sesungguhnya Engkaulah sebaik-baik yang Melindungi kami, yang Menjaga kami dan yang Memelihara kami. Lindungilah kami dari segala sesuatu yang bisa mengundang KemurkaanMU terhadap kami, yang bisa mengundang Kesedihan Baginda صلى الله عليه وآله وسلم terhadap kami, yang bisa mengundang Kekecewaan Ibu Bapa kami terhadap kami, yang bisa mengundang permusuhan diantara sesama kami, samada dari perkataan, perbuatan, niat serta keyakinan kami, wahai ALLAH...


Lindungilah kami daripada kehilangan ni`mat, daripada tubuh badan yang tidak sihat, daripada timpaan bala perbuatan yang datang mengejut dan daripada mati yang mengejut, wahai ALLAH. Peliharalah dan Jauhilah kami dari mensyirikanMU samada kami menyedarinya mahupun tidak, Jauhilah kami dari golongan orang-orang yang sesat, Jauhilah kami dari segala musibah dan malapetaka, Jauhilah kami dari azab siksa kubur, Jauhilah kami dari segala fitnah dalam kehidupan mahupun kematian, Jauhilah kami dari fitnah masihi dajjal, Jauhilah kami dari segala itu, Jauhilah kami dari semua itu, Jauhkanlah sejauh-jauhnya... melainkanMU wahai ALLAH, melainkanMU wahai ALLAH, melainkanMU wahai ALLAH...


Jangan Engkau Meninggalkan kami, jangan Engkau Menjauh dari kami, wahai yang Maha Ada, wahai yang Maha Dekat... Jangan pernah Tinggalkan kami sendirian, tidak di dunia, tidak di saat sakaratul maut, tidak di alam barzakh, tidak di yaumil Qiyamah, tidak di Akhirat wahai ALLAH... Wahai yang hanya kepadaNYA kami curahkan segala harapan... Wahai yang Maha Lembut lagi Maha Sabar yang tidak Pernah Mengecewakan mereka yang mengharapkan Bantuan... Wahai yang Maha Pemurah yang Memberi tanpa menghiraukan, tanpa kekhawatiran, tanpa penyukatan...


Wahai yang Maha Pengasih lagi Penyayang, kepadaMU kami memohon Keredhaan dan Keampunan, kepadaMU kami memohon Kedekatan dan Kebersamaan di dunia dan di Akhirat, zahiran wa batinan... Wahai ALLAH, kami tidak mampu untuk ber`ibadah, kami tidak mampu untuk melakukan amalan dan mengerjakan taat serta kebaikan, kami tidak mampu untuk menyampaikan segala hajat dan permintaan, bahkan kami tidak mampu untuk menyebut NamaMU tanpa KehendakMU, tanpa BantuanMU serta Keizinan...


Wahai ALLAH, Jadikanlah sebaik-baik umur kami adalah akhirnya, Jadikanlah sebaik-baik dari amalan kami adalah penutupnya dan Jadikanlah sebaik-baik hari-hari kami adalah hari dimana kami bertemu denganMU wahai ALLAH, melihat DzatMU yang Maha Agung lagi Maha Indah, itulah Anugerah dan Ni`mat yang terAgung didalam Syurga Firdaus, Syurga Tertinggi, Syurga idaman...


Kami tidak mengandalkan amalan kami, namun yang kami mengharapkan adalah Redha dan Syafa`at KekasihMU, Baginda Nabi kami Muhammad صلى الله عليه وآله وسلم, yang kami mengharapkan adalah Redha dan KeampunanMU wahai ALLAH, agar kami Di`itiraf sebagai Ummat Nabi Muhammad صلى الله عليه وآله وسلم di dunia dan Akhirat, agar kami Di`itiraf sebagai hambaMU di dunia dan Akhirat, wahai ALLAH...


Inilah doa kami dan DariMU `Ijabah, inilah semua kemampuan kami dariMU dan KeatasMU kami bertawakkal, wahai ALLAH. Sesungguhnya kami adalah MilikMU dan KepadaMU jualah tempat kami kembali. Tiada daya dan upaya kecuali dengan PertolonganMU wahai ALLAH, wahai yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Dengan RahmatMU wahai yang Pengasih lagi Penyayang dari semua pemilik sifat kasih sayang, wahai yang Pengasih lagi Penyayang dari semua pemilik sifat kasih sayang, wahai yang Pengasih lagi Penyayang dari semua pemilik sifat kasih sayang dengan Kemuliaan dan Keberkahan Junjungan kami, Baginda Nabi Muhammad صلى الله عليه وآله وسلم, Kekasih yang dikasihi... lagi dirindui...



اللهم صل على سيدنا محمد
وأنزله المنزل المقرب منك يوم القيامة
اللهم صل على روح سيدنا محمد في الأرواح
وعلى جسده في الأجساد وعلى قبره في القبور


ربنا تقبل دعاءنا إنك أنت السميع العليم
وتب علينا إنك أنت التواب الرحيم
دعواهم فيها سبحانك اللهم وتحيتهم فيها سلام
وآخر دعواهم أن الحمد لله رب العالمين

بارك الله فيكم وجزاكم الله خير الجزاء
والله تعالى أعلم بالصواب

Wednesday, January 19, 2011

αhli Sυbυh ~ اللهــــم أجعلنا منــــهم



بســـــــم الله الرحمان الرحيم
الحمد لله رب العالمين حمداً يوافى نعمه ويكافئ مزيده



للهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد الفاتح لما أغلق
والخاتم لما سبق والناصر الحق بالحق
والهادي الى صراطك المستقيم صلى الله عليه
وعلى أله وأصحابه حق قدره ومقداره العظيم
- Selawat Fatih


اللهم أنت ربي لا إله إلا أ نت خلقتني وأنا عبدك
وأنا على عهدك ووعدك ما استطعت
أعوذ بك من شر ما صنعت
أبوء لك بنعمتك علي وأبوء لك بذنبي
فاغفر لي فإنه لا يغفر الذنوب إلا أنت
- Sayyidul Istighfar



الســــلام عليكم ورحمة الله وبركـــاته






Soalan : Saya selalu telat bangun Subuh, lalu bagaimana dengan dosanya?


Jawapan : Selama kita terus berusaha untuk bangun pada waktunya lalu bangun terlambat maka ALLAH سبحانه وتعالى tidak Mencantumkan dosa bila kita telah berusaha.


Metode yang paling jitu adalah memadukan antara metode Sunnah dengan metode `ilmiah sebagaimana berikut, sebelum tidur bacalah SubhanALLAH 33x, AlhamduliLlah 33x, ALLAHu Akbar 33x, lalu sekali membaca Laa ilaaha illALLAHu wahdahu laa syariikalah, lahul Mulku walahul Hamdu, yuhyiy wayuumiit, wahuwa `ala kulli syay-in qadiir. (Tiada Tuhan selain ALLAH, Maha Tunggal tanpa bersekutu, MilikNYA Kerajaan alam, dan BagiNYA Pujian Mulia, DIA Menghidupkan dan Mematikan, dan DIA Berkuasa atas segala sesuatu).


Bacaan ini Riwayat Shahih Bukhari bahwa Rasul صلى الله عليه وآله وسلم mengajarkan Putrinya Sayyidah Fathimah Azzahra رضي الله عنها وأرضاها untuk mengamalkannya sebelum tidur, maka ia akan bangun dengan segar tanpa kantuk. Guru Mulia mengajarkannya kepada kita, dan memang terbukti, orang yang sebelum tidur membacanya maka ia akan bangun dengan tubuh segar tanpa malas dan berat untuk bangun.



Siapkan alarm di sebelah anda, lalu baca zikir tersebut, maka anda pasti bangun pada waktunya dengan segar. Sebab bila alarm saja maka anda bisa saja bangun namun tubuh masih malas bangun, maka akan kembali tidur. Atau dzikir saja maka anda bangun segar, namun karena tubuh lelah maka bangunnya telat walau segar, maka padukan keduanya.



Usahakan jangan makan malam kecuali sangat sedikit. Lalu baca dzikir tersebut sebelum tidur, maka anda akan bangun sebelum Adzan Subuh. Saya berkali-kali memberikan cara di atas pada banyak orang dan mereka sekarang menjadi Ahli Subuh." - Taushiyah Habibana Munzir ibn Fuad al-Musawa حفظه الله تعالى



Pengumuman




Wahai ALLAH, Hadirkanlah & Himpunkanlah kami bersama-sama dengannya...




اللهم صل على سيدنا محمد
وأنزله المنزل المقرب منك يوم القيامة
اللهم صل على روح سيدنا محمد في الأرواح
وعلى جسده في الأجساد وعلى قبره في القبور



بارك الله فيكم وجزاكم الله خير الجزاء
الله تعالى أعلم بالصواب والحمد لله رب العالمين

Tuesday, January 18, 2011

Saling Bantu Membantu



بســـــــــم الله الرحمان الرحيم
الحمد لله رب العالمين حمداً يوافى نعمه ويكافئ مزيده



اللهم صل على سيدنا محمد السابق للخلق نوره
ورحمة للعالمين ظهوره عدد من مضى من خلقك ومن بقى
ومن سعد منهم ومن شقى صلاة تستغرق العد وتحيط بالحد
صلاة لا غاية لها ولا منتهى ولا أنقضاء صلاة دائمة بدوامك
وعلى آله وصحبه وسلم تسليماً مثل ذلك
- Selawat Sultanul Auliya as-Syeikh `Abdul Qadir al-Jailani قدس الله سره


اللهم أنت ربي لا إله إلا أ نت خلقتني وأنا عبدك
وأنا على عهدك ووعدك ما استطعت
أعوذ بك من شر ما صنعت
أبوء لك بنعمتك علي وأبوء لك بذنبي
فاغفر لي فإنه لا يغفر الذنوب إلا أنت
- Sayyidul Istighfar




الســــلام عليكم ورحمة الله وبركـــاته






- "Hendaknya engkau membiasakan dirimu membantu orang lain,
carilah pertolongan Tuhanmu untukmu dengan pertolonganmu kepada orang² disekitarmu!"

^ Taushiyah Guru Mulia al-Musnid al-`Allamah al-`Arif BiLlah al-Habib `Umar bin Hafiz حفظه الله تعالى



_______๑۩۞۩๑_______



Wahai ALLAH, wahai Tuhan kami, Tunjukilah kami perbuatan-perbuatan yang baik, kerana hanya Engkau yang dapat Menunjukinya. Palingkanlah kami dari keburukannya, kerana hanya Engkau yang dapat Memalingkannya dari kami. Engkaulah tempat meminta Pertolongan, Engkaulah yang Menyampaikan segala permohonan. Tiada daya dan kekuatan selain dengan Pertolongan ALLAH yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Amiin Ya ALLAH, Ya Rabb, Ya Rahman, Ya Rahim, ya Qarib, ya Mujib, Ya Hayyu, Ya Qayyum, Ya Dzal Jalali wal Ikram wa bi jaahi Sayyidina Muhammadinil Habibil Mahbub صلى الله عليه وآله وسلم...



اللهم صل على سيدنا محمد
وأنزله المنزل المقرب منك يوم القيامة
اللهم صل على روح سيدنا محمد في الأرواح
وعلى جسده في الأجساد وعلى قبره في القبور


ربنا تقبل دعاءنا إنك أنت السميع العليم
وتب علينا إنك أنت التواب الرحيم
دعواهم فيها سبحانك اللهم وتحيتهم فيها سلام
وآخر دعواهم أن الحمد لله رب العالمين

بارك الله فيكم وجزاكم الله خير الجزاء
والله تعالى أعلم بالصواب

Wednesday, January 12, 2011

Of Repentance



بســـــــــم الله الرحمان الرحيم
الحمد لله رب العالمين حمداً يوافى نعمه ويكافئ مزيده



اللهم صل على سيدنا محمد صلاة تنجينا بها من جميع
الأهوال وا لأفات وتقضى لنا بها جميع الحاجات وتطهرنا
بهامن جميع السيئات وترفعنا بها عندك أعلى الدرجات
وتبلغنا بها أ قصى الغايات من جميع الخيرات فى الحيا ة
وبعد الممات وعلى آله وصحبه وسلم

- Selawat Munjiyyah


اللهم أنت ربي لا إله إلا أ نت خلقتني وأنا عبدك
وأنا على عهدك ووعدك ما استطعت
أعوذ بك من شر ما صنعت
أبوء لك بنعمتك علي وأبوء لك بذنبي
فاغفر لي فإنه لا يغفر الذنوب إلا أنت
- Sayyidul Istighfar



الســــلام عليكم ورحمة الله وبركـــاته






"Katakan pada hamba²KU yang telah melampaui batas
dalam menzalimi dirinya, jangan putus asa dari Kasih Sayang ALLAH,
sungguh ALLAH Menghapus semua dosa."

- Surah az-Zumar ayat 53



_______๑۩۞۩๑_______



Soalan : Bagaimana cara bertaubat?


Jawapan : Taubat adalah perbuatan termudah dari seluruh perbuatan kita dalam kehidupan ini saudaraku. Taubat hanya butuh waktu kurang dari sekejap, yaitu dengan menyesali dosa secara sungguh-sungguh, merasa bersalah, dan memohon Ampunan kepada ALLAH سبحانه وتعالى. Bertekad untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut. Maka kita telah terangkat dari jurang hina menuju puncak Cahaya KeridhaanNYA سبحانه وتعالى. Padahal ibadah lain mungkin kita butuh masa ribuan tahun untuk mencapai derajat mulia sebagai hamba yang Dicintai ALLAH. Taubat hanya butuh waktu kurang dari sekejap, tanpa berbuat apa-apa, tanpa mesti mengerakkan satu sel pun.


Firman ALLAH dalam Hadiths Qudsiy : "Wahai keturunan Adam, sungguh ketika kau menyeruKU dan berharap kepadaKU, KU Hapus dosa kalian dan tidak lagi KU Pertanyakan. Wahai keturunan Adam, jika kau datang dengan dosa mencapai langit, lalu kau bertaubat dan meminta Ampun kepadaKU, KU Ampuni engkau dan tidak KU Pertanyakan lagi." - Hadiths riwayat Imam Ahmad رحمة الله تعالى عليه


Maka jelas sudah dosa terhapus dengan taubat kita kepada ALLAH. Mengenai neraka dan siksa kubur, adalah bagi pendosa yang belum sempat bertaubat ketika wafat. Dosa yang tersisa itulah yang mesti ia tebus, atau dosa pada manusia, atau dosa pada makhluk lainnya, yang mesti dibayar dengan pahala amalnya. Jika pahala amalnya kurang, maka ditebus dengan neraka. Jika pahala amalnya banyak, maka selesailah urusannya dari neraka. Dikhawatirkan orang yang sudah tahu Pengampunan ALLAH, namun ia tidak mahu bertaubat, maka ia akan sulit bertaubat saat akhir hidupnya kelak." - Taushiyah Habibana Munzir ibn Fuad al-Musawa حفظه الله تعالى



"Oleh itu, wahai diriku! Janganlah engkau berputus asa dari kesalahan walaupun besar,
kerana dosa² besar itu sebenarnya kecil bila dibanding dengan Keampunan ALLAH.
Kiranya Rahmat Ilahi ketika dibahagikan akan tercucurlah sesuai dengan keperluan.
Besar dosa, maka besar pula Rahmat yang akan Diberikan..."

- Qasidah Burdah al-Imam Bushiri رحمة الله تعالى عليه; dalam bahagian yang terakhir




Pengumuman




^ klik pada gambar untuk maklumat lanjut



~ Al-Fatihah untuk al-Marhum al-Habib Mustaffa ibn Othman al-Haddad رحمه الله تعالى; Imam Masjid Baitul Aman, Kuala Lumpur, Malaysia, yang telah pulang ke RahmatuLlah pada hari Isnin, tanggal 10hb Januari 2011M. Semoga ruh beliau dan mereka yang telah pulang ke RahmatuLlah, Diterima, Diredhai, Dilimpahi Rahmat dan RahimNYA, ALLAH جل جلاله dan ditempatkan bersama-sama para Nabiyyin, Shiddiqin, Syuhada`, Shalihin, Muqarrabin dan KekasihNYA, Baginda RasuluLlah صلى الله عليه وآله وسلم. Amiin ALLAHumma amiin. Al-Fatihah...



اللهم اغفر لهم وارحمهم وعافهم واعف عنهم
برحمتك يا أرحم الراحمين



اللهم صل على سيدنا محمد
وأنزله المنزل المقرب منك يوم القيامة
اللهم صل على روح سيدنا محمد في الأرواح
وعلى جسده في الأجساد وعلى قبره في القبور



بارك الله فيكم وجزاكم الله خير الجزاء
الله تعالى أعلم بالصواب والحمد لله رب العالمين

Sunday, January 9, 2011

Majlis `Ilmu Bersama Hubabah Nur al-Haddar حفظه الله تعالى ~ Hadirkan Kami !



بســــم الله الرحمان الرحيم
الحمد لله رب العالمين حمداً يوافى نعمه ويكافئ مزيده



اللهم صل على سيدنا محمد عدد ما في علم الله
صلاة دائمة بدوام ملك الله
- Selawat as-Sa`adah


اللهم أنت ربي لا إله إلا أ نت خلقتني وأنا عبدك
وأنا على عهدك ووعدك ما استطعت
أعوذ بك من شر ما صنعت
أبوء لك بنعمتك علي وأبوء لك بذنبي
فاغفر لي فإنه لا يغفر الذنوب إلا أنت
- Sayyidul Istighfar



الســــلام عليكم ورحمة الله وبركـــاته






MAJLIS INI KHUSUS UNTUK MUSLIMAT SAHAJA



6 Shafar 1432H ~ 11 Januari 2011M ( Selasa )
1) 9.30 pagi di Dewan Kuliah, Masjid al-Falah USJ 9, Subang Jaya
2) 4.00 petang di Sekolah Tinggi as-Sofa, Rembau, Negeri Sembilan


7 Shafar 1432H ~ 12 Januari 2011M ( Rabu )
1) 10.00 pagi di Masjid TAR, Ampang, Kuala Lumpur
2) 3.30 petang di kediaman Puan Hamidah,
No.52, Jalan Seroja 13, Bandar Baru Salak Tinggi, Sepang



Penterjemah : Ustazah Alina Al-Munawar حفظه الله تعالى
(Semarang, lulusan Darul Zahra`)







Biodata singkat : Hubabah Nur binti Muhammad al-Haddar حفظه الله تعالى adalah isteri kepada Guru Mulia Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz ibn Syeikh Abu Bakar bin Salim حفظه الله تعالى. Beliau di lahirkan di Baidho`, Yaman. Merupakan anak kepada ulama besar di Baidho` dan pengasas kepada Ribath Baidho` yang juga guru kepada Guru Mulia Habib Umar. Hubabah Nur adalah Pengasas dan Pengetua Darul Zahra`, sebuah pusat Pengajian khusus untuk Muslimat yang terletak berhampiran dengan Darul Musthafa di Tarim, Hadramaut. Hubabah Nur banyak menjalankan aktiviti dakwah untuk Muslimat di Tarim dan luar negara. - Sumber




اللهم صل على سيدنا محمد
وأنزله المنزل المقرب منك يوم القيامة
اللهم صل على روح سيدنا محمد في الأرواح
وعلى جسده في الأجساد وعلى قبره في القبور



بارك الله فيكم وجزاكم الله خير الجزاء
الله تعالى أعلم بالصواب والحمد لله رب العالمين

Friday, January 7, 2011

Panjang Umur Dalam Ketaatan ~ اللهــــم أجعلنا منــــهم



بســــم الله الرحمان الرحيم
الحمد لله رب العالمين حمداً يوافى نعمه ويكافئ مزيده



اللهم صل على سيدنا محمد عبدك
ورسولك النبي الأمي
وعلى آله وصحبه وسلم
- Selawat Ummi


اللهم أنت ربي لا إله إلا أ نت خلقتني وأنا عبدك
وأنا على عهدك ووعدك ما استطعت
أعوذ بك من شر ما صنعت
أبوء لك بنعمتك علي وأبوء لك بذنبي
فاغفر لي فإنه لا يغفر الذنوب إلا أنت
- Sayyidul Istighfar



الســــلام عليكم ورحمة الله وبركـــاته






"Lelahkanlah dirimu dengan amaliah...
Sesungguhnya istirehatnya seorang Muslim adalah di Syurga kelak."

^ Taushiyah Sayyidina `Ali ibn Abi Thalib كرم الله وجهه



_______๑۩۞۩๑_______




Sabda RasuluLlah صلى الله عليه وآله وسلم :
"Sebaik-baik kamu orang yang panjang umurnya dan baik amalannya."


Setiap panjang umur itu dihabiskan dalam taat dan bakti kepada ALLAH تعالى, maka kebajikan-kebajikan akan bertambah dan darjat pun akan meningkat tinggi. Sebaliknya, jika panjang umur itu dihabiskan kepada maksiat dan menderhakai ALLAH تعالى, maka yang demikian itu adalah bala` dan kecelakaan, kerna ia akan menambah kejahatan dan memperbanyakkan dosa.


Siapa yang mendakwa suka panjang umur di dunia untuk memperbanyakkan amal shalih yang boleh mendekatkan diri kepada ALLAH تعالى, lalu ia benar dalam dakwaannya; setiap hari ia mengerjakan amal dan bakti dan berkecimpung di dalamnya, serta menjauhkan diri dari urusan dunia yang boleh menghalangnya dari beramal, maka terhitunglah ia sebagai seorang yang benar.


Sebaliknya, jika ia malas dan selalu mengabaikan segala amal shalih, maka jelaslah ia terhitung seorang yang dusta, yang mendakwa sesuatu tanpa ada faedah. Sebab seseorang yang cintakan sesuatu perkara, tentulah ia akan mengambil berat dengan perkara itu. Ia khuatir kalau perkara itu akan terlepas dari tangannya, ataupun ia akan terhalang dari perkara yang dicintainya itu. Lebih-lebih lagi amal shalih itu tidak boleh dikerjakan, melainkan di dunia sahja, kerna di Negeri Akhirat, tidak boleh mengerjakannya lagi, kerna Negeri Akhirat itu adalah tempat balasan, bukan tempat amalan.


Ingatlah perkara ini, wahai anda yang budiman, mudah-mudahan nasihat ini akan memberi manfaat kepadamu. Pohonkanlah Pertolongan dari ALLAH تعالى dalam menjalani amal yang shalih dengan penuh tekun dan sabar. Berusaha dan bersungguh-sungguhlah mengerjakannya. Mulakanlah beramal shalih dari sekarang sebelum terlambat. Gunakanlah peluang hidup ini sebelum ajal datang dengan mengejut. Sebab anda sentiasa terdedah oleh malapetaka dan bencana, dan pada bila-bila masa sahja anda boleh terperangkap dalam pelukan maut. Modal untuk membolehkan anda membeli kebahagiaan yang abadi dari ALLAH تعالى ialah umur anda. Waspadalah, jangan sampai anda membelanjakan masa anda, hari anda, saat anda dan nafas anda pada sesuatu yang tidak berguna dan tidak bermanfaat, kelak anda akan menyesal dan berdukacita sesudah mati. Ketika itu barulah anda sedar, bahwa anda telah mensia-siakan umur anda di masa hidup di dunia dahulu.


Adalah diriwayatkan, bahwasanya di Akhirat kelak, setiap manusia akan ditunjukkan amal hari-harinya, dari waktu siang hingga waktu malam dalam bentuk peti-peti, sehari semalam sebanyak dua puluh empat peti, setiap satu jam satu peti. Maka ia akan melihat masa yang telah ia habiskan dengan taat kepada ALLAH تعالى dalam peti-peti yang dipenuhi dengan cahaya. Dan masa yang telah ia habiskan dengan maksiat pula dalam peti-peti yang dipenuhi oleh gelap-gulita. Manakala masa yang disesiakan tanpa apa-apa amal yang baik atau yang jahat didapati peti-petinya kosong, tiada berisi apa-apa pun. Maka merasa kesallah ia ketika melihat peti-peti yang kosong itu. Mengapat tidak ia terisi dengan ketaatan supaya ia dipenuhi oleh cahaya.



Adapun peti-peti yang dipenuhi oleh gelap-gulita disebabkan perbuatan maksiat di dunia dahulu, sekiranya boleh ditakdirkan ia mati ketika melihatnya, lantaran dukacita dan rasa kesal yang tidak kesudahan itu, nescaya ia akan memilih mati sahja. Tetapi malangnya di Akhirat tidak ada mati lagi. Yang ada ialah balasan Tuhan yang Maha Adil. Siapa yang beramal shalih dan sentiasa taat kepada ALLAH تعالى, berbahagialah hidupnya dalam keadaan ria dan gembira sepanjang waktu. Setiap hari berlalu, semakin bertambah ria dan gembiranya. Dan siapa yang berbuat dosa dan sentiasa dalam maksiat, akan kecewalah hidupnya dalam keadaan susah dan dukacita, semakin hari semakin bertambah susah dan dukacitanya, sehingga tiada kesudahan lagi.


Wahai anda yang budiman! Pilihlah mana yang berguna dan yang mendatangkan manfaat bagi dirimu, selagi anda masih dapat memilih. Mudah-mudahan ALLAH Merahmatimu dan Meningkatkan darjatmu! Sebab jika anda sudah mati, anda tidak akan dapat memilih lagi ketika itu." - Dari kitab "Nasihat Agama Dan Wasiat Iman" karangan al-Imam al-Qutub al-Habib `AbduLlah ibn `Alawi al-Haddad dengan terjemahan oleh al-Habib Ahmad ibn Muhammad Semait رضي الله تعالى عنهم



"Ya ALLAH, Karunialah aku Kesempurnaan dalam melaksanakan
ajaran Nabi صلى الله عليه وسلم; dhahir maupun bathin, dalam keadaan sehat
dan selamat, dengan RahmatMU, wahai Zat Yang Maha Pengasih."

^ Doa yang dinisbahkan kepada al-Imam al-Qutub al-Irsyad al-Habib `AbduLlah ibn `Alawi ibn Muhammad al-Haddad رحمه الله تعالى



اللهم صل على سيدنا محمد
وأنزله المنزل المقرب منك يوم القيامة
اللهم صل على روح سيدنا محمد في الأرواح
وعلى جسده في الأجساد وعلى قبره في القبور



ربنا تقبل دعاءنا إنك أنت السميع العليم
وتب علينا إنك أنت التواب الرحيم
دعواهم فيها سبحانك اللهم وتحيتهم فيها سلام
وآخر دعواهم أن الحمد لله رب العالمين


بارك الله فيكم وجزاكم الله خير الجزاء
والله تعالى أعلم بالصواب

Monday, January 3, 2011

A Blissful Gathering ~ Al HamduliLlah



بســـــــــم الله الرحمان الرحيم
الحمد لله رب العالمين حمداً يوافى نعمه ويكافئ مزيده



اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد
وعلى آله عدد نعم الله وإفضاله
- Selawat al-In`am


اللهم أنت ربي لا إله إلا أنت خلقتني و أنا عبدك
وأنا على عهدك ووعدك ما استطعت
أعوذ بك من شر ما صنعت
أبوء لك بنعمتك على و أبوء لك بذنبي
فاغفر لي فإنه لا يغفر الذنوب إلا أنت
- Sayyidul Istighfar



الســــلام عليكم ورحمة الله وبركـــاته





^ Taushiyah from al-Habib `Ali Zainal `Abidin ibn Abu Bakr al-Hamid during the "Burdah Night".
Video credited to Sidi Nordin al-Banjari حفظهم الله تعالى. Do watch out for the next gathering;
27th February 2011M, at the same time and venue.. إن شاء الله



"O you who claim to love him ﷺ;
Love entails obeying his ﷺ command!
So that tomorrow you may attain his ﷺ nearness.
May our Lord send Blessings upon him ﷺ!"

- Qasidah Nur al-Huda Wafana



_______๑۩۞۩๑_______






بارك الله فيك
وجزاك الله خير الجزاء


"A new Mufti, Ustaz Fatris (right) will take over the current Mufti, Syed Isa (left), 72 years old, حفظهم الله تعالى who has served as a MUFTI for Singapore for the last 38 years..." - [ Read More ]




May ALLAH جل جلاله Bless, Protect and Preserve them...
May ALLAH جل جلاله Provide Ease and Beauty in their Da`wah...
May ALLAH جل جلاله Make us among the pious and be with Leader of the Pious ﷺ
zahiran wa batinan, in this world and the Hereafter...
Amiin Amiin Amiin Ya ALLAH, Ya Rabb, Ya Rahman, Ya Rahim,
ya Qarib, ya Mujib, Ya Hayyu, Ya Qayyum,Ya Dzal Jalali wal Ikram wa bi jaahi
Sayyidina Muhammadinil Habibil Mahbub ﷺ...




اللهم صل على سيدنا محمد
وأنزله المنزل المقرب منك يوم القيامة
اللهم صل على روح سيدنا محمد في الأرواح
وعلى جسده في الأجساد وعلى قبره في القبور



اللهم أعنا على ذكرك وشكرك
وحسن عبادتك برحمتك يا أرحم الراحمين
ربنا لا تزغ قلوبنا بعد إذ هديتنا وهب لنا من لدنك رحمة
إنك أنت الوهاب برحمتك يا أرحم الراحمين


ربنا تقبل دعاءنا إنك أنت السميع العليم
وتب علينا إنك أنت التواب الرحيم
دعواهم فيها سبحانك اللهم وتحيتهم فيها سلام
وآخر دعواهم أن الحمد لله رب العالمين


بارك الله فيكم وجزاكم الله خير الجزاء
والله تعالى أعلم بالصواب

Saturday, January 1, 2011

"Kenali Nabi Muhammad ﷺ, Agar Besok Insya`ALLAH Kita Dikenal Oleh Nabi Muhammad ﷺ..."



بسم الله الرحمان الرحيم
الحمد لله رب العالمين حمداً يوافى نعمه ويكافئ مزيده



اللهم صل على سيدنا محمد
وأنزله المنزل المقرب منك يوم القيامة

- Selawat yang diriwayatkan oleh Ruwayfi` ibn Tsabit al-Anshari رضي الله تعالى عنه


اللهم أنت ربي لا إله إلا أ نت خلقتني وأنا عبدك
وأنا على عهدك ووعدك ما استطعت
أعوذ بك من شر ما صنعت
أبوء لك بنعمتك علي وأبوء لك بذنبي
فاغفر لي فإنه لا يغفر الذنوب إلا أنت
- Sayyidul Istighfar



الســــلام عليكم ورحمة الله وبركـــاته






"Kenali Nabi Muhammad ﷺ, agar besok Insya`ALLAH
kita dikenal oleh Nabi Muhammad ﷺ... Amiin ya ALLAH !
Cintai Nabi Muhammad ﷺ, agar besok kita
Dicintai oleh Nabi Muhammad ﷺ..."

- Taushiyah Habibana Thahir `AbduLlah al-Kaff حفظه الله تعالى



_______๑۩۞۩๑_______



"Sejahteralah jasad Baginda setelah melalui hari-harinya yang memenatkan serta meletihkan disebabkan kita.. Sejahteralah jasad Baginda dapat berehat setelah perutnya yang diikat dengan batu kerana kelaparan disebabkan kita.. Sejahteralah jasad yang pernah dilemparkan dengan batu sehingga melukakannya disebabkan kita..


Sejahteralah jasad yang pernah dipatahkan gerahamnya disebabkan kita.. Sejahteralah jasad yang pernah dilukakan dahinya dan mengalirlah darahnya lalu Baginda menahannya dengan tangannya untuk menjaga darah yang bersih itu dari terjatuh ke tanah sebagai Rahmat bagi mereka dan kita dari Kemurkaan ALLAH.. Sejahteralah jasad yang pernah dimasuki sesuatu ke dalam daging pipinya disebabkan kita..


Sejahteralah jasad yang mana kakinya bengkak disebabkan pengabdiannya pada ALLAH serta da`wah untuk kita.. Sejahteralah jasad yang memikul kesukaran, keletihan, kesakitan dan kelaparan disebabkan kita."- Doa munajat Habibana `Ali Zain al-`Abideen ibn `Abd al-Rahman al-Jifri حفظه الله
~ Hujan Rahmat yang sedang bercucuran, membuatkan suasana bertambah syahdu.. Irhamna ya ALLAH..





اللهم صل على روح سيدنا محمد في الأرواح
وعلى جسده في الأجساد وعلى قبره في القبور

- Selawat yang diriwayatkan oleh al-Imam al-Fakihani رضي الله تعالى عنه


بارك الله فيكم وجزاكم الله خير الجزاء
والله تعالى أعلم بالصواب والحمد لله رب العالمين