Tuesday, July 21, 2009

Rαhαsiα Mαlαm



بســــم الله الرحمان الرحيم
الحمد لله رب العالمين حمداً يوافى نعمه ويكافئ مزيده



اللهم صل على سيدنا محمد عدد ما في علم الله
صلاة دائمة بدوام ملك الله
- Selawat as-Sa`adah


الســــلام عليكم ورحمة الله وبركـــاته





Sebuah Tazkirah dari Majelis Ta`lim dan Tadzkir al-Anwar pimpinan al-Habib Muhammad Syahab حفظه الله تعالى - "Malam... Keindahan, kesepian, kedinginan, kesyaduanmu menyimpan segala rahasia yang telah berlaku di zaman silam. Gelapmu kadang-kala jadi penyejuk ibadat para hamba yang merindukan Tuhan. Tapi adakala nya kesempatan bagi pendosa yang menyangka malam dapat melindungi ia dari Penglihatan TuhanNYA.


Kesunyian ditunggu oleh sepasang kekasih memadu kasih. Cumbu rayu menjadi bisikan yang gemersik menyuburkan kasih. Dan malam datang menjanjikan saat itu. Saat hamba berdiri, duduk dan baring menyebut nama ALLAH yang Satu.


Rabi`ah al-Adawiyah رضي الله تعالى عنها merintih di waktu malam : "Tuhanku, bintang-bintang telah menghilang di balik awan. Mata insan telah tidur lelap. Pintu-pintu istana para maharaja telah terkunci. Lalu setiap kekasih telah berdua-duaan dengan kekasih nya. Dan inilah aku tampil MenghadapMU..."


Dan malam juga adalah detik hamba yang berdosa rujuk pada KeampunanNYA. Lalu dalam derai air mata nya yang gugur di dada malam meluncurlah kata-kata penyesalan atas keterlanjuran dan kesalahan. Seolah-olah terdengarlah di telinga nya makna sebuah Firman : "Demi malam apabila telah sunyi, Tuhanmu tiada Meninggalkan kamu dan tidak pula Membenci kamu."


Malam... Kalau ia dipenuhi ribut petir yang dahsyat, kenangilah azab Tuhanmu. Kalau ia dihiasi bulan dan bintang, haraplah RahmatNYA سبحانه وتعالى. Keindahan nya biar menerangi hatimu, kegelapan nya usah menghitamkan amalmu.


Uwais al-Qarni رضي الله تعالى عنه menyambut kedatangan malam dengan kata nya, "Ini malam ruku`," lalu beliau pun sembahyang dengan ruku` nya yang panjang hingga menjelang fajar. Di malam yang lain ia berkata, "Inilah malam sujud." Lalu sujudlah beliau sepanjang malam sampai fajar tiba sebagai pamit kepada malam hingga beransur hilang. Itulah malam pada Uwais al-Qarni رضي الله تعالى عنه. Awas! Kedatangan malam mungkin seiring dengan saat kematian. Tidurmu mungkin untuk selama-lama nya. Kegelapan malam mungkin bersambung ke alam kubur. Dan malam itu terakhir buatmu selama di dunia. Mungkin karena menyadari hakikat inilah RasuluLlah صلى الله عليه وسلم pernah mengajar kita berdoa ketika mau tidur : "Ya ALLAH, dengan NamaMU Yang Mematikan dan Yang Menghidupkan."


Esok ketika bangun dari tidur kita dianjurkan berdoa : "Puji Syukur kepada ALLAH yang Menghidupkan kita setelah kita Dimatikan. Dan kepadaNYAlah kita akan Dikembalikan." Tidur adalah lambang kematian. Dan malam, ketika memejamkan mata di waktu malam, kenangilah walau sedetik saat kematian.


Malam adalah pesta ibadah bagi Kekasih-Kekasih ALLAH. Di sana mereka memperoleh ketenangan. Ketenangan yang abadi... kebahagiaan yang hakiki."



بارك الله فيكم وجزاكم الله خير الجزاء
والله تعالى أعلم بالصواب

0 Ulasan:

Related Posts with Thumbnails